Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 17 Juli 2018

#Review Buku Pintar Asi Eksklusif (Untuk Para Pejuang ASI)



PICTURED BY ME
Judul Buku : Buku Pintar ASI Eksklusif
Penulis : Hapsari Adi Ningrum
Penerbit : Salsabila
Jumlah halaman : 211 halaman
ISBN 978-602-169-06-7
Setelah memasuki Trimester kedua kehamilan, aku mulai rajin membaca buku seputar per-ASIan. Aku mulai mengumpulkan beberapa informasi baik itu dari instagram, google, maupun dari buku yang kubeli. Maklum, mempersiapkan jadi Ibu itu nggak mudah, banyak sekali tantangannya. Apalagi di zaman yang sudah modern ini, informasinya jadi lebih gampang kita temukan. Nah, jauh-jauh hari, aku sudah menyelesaikan satu buku yang berjudul BUKU PINTAR ASI EKSKLUSIF yang bisa di order di instagram @bukunakita (sekalian promosi, karena aku jualan buku ehehe) 

Buku yang menurutku cocok buat dijadikan hadiah kepada calon Ibu baru yang—Insya Allah, bermanfaat karena di dalam buku tersebut banyak sekali informasi yang menarik seputar panduan lengkap menyusui, tips Bayi Ibu bekerja, IMD, Rahasia sukses menyusui dan masih banyak lagi. 

Jumat, 02 Maret 2018

#Review Sate Madu Wa Ea Bandung



Dua Minggu yang lalu aku dapat kartu voucher discount dari teman kampus. Katanya buat bumil sama suami kalau lagi ada senggang waktu mampir ke kafenya yang baru beberapa bulan launching. Aku langsung excited dong yaa. Secara udah lamaa banget nggak pernah keluar rumah karena masa-masa yang super lelah dan mual mengharuskan aku banyak-banyak bedrest. Apalagi minggu-minggu kemaren tuh disibukan sama tugas, syukuran, dan nyari-nyari informasi KPK yang nggak kelar-kelar. Entahlah. Semuanya berputar-putar dikepalaku wkwk.


Sabtu, 17 Februari 2018

#UlasanBuku Wanita Berkarir Surga karya Ustd Felix Siauw



Uhuy, Assalamualaikum selamat siang  teman-teman semua! Kebetulan pas posting ini sedang siang yaa.  Ehh tapi kalau bacanya malem.. selama malam yaa :D wk udah tahu yaaaaa ini adalah #ulasanbukualatia mungkin ulasannya nggak akan panjang-panjang atau mungkin kepanjangan. Nggak tahu deh, tapi tulisan ini murni dari hati yang terdalam *kasihlove*

Picture By me


Aku baru menyelesaikan satu buku lagi karyanya Ustd Felix Siauw yang judulnya—menurutku keren dan menggoda buat kita beli. “Wanita Berkarir Surga” Aaaahh .. Sebagai seorang muslimah siapa sih yang nggak kepengen berkarir Surga? Sungguh kenikmatan yang tidak bisa dibayar dengan apapun. 

Lembar pertama mukaddimah. Apa yang ada dibenakmu tentang seorang wanita yang punya title “keren itu, wanita sukses itu” ada banyak sekali mungkin pendapatnya. Mungkin kira-kira begini.


Kamis, 15 Februari 2018

Suamiku Rasa Nano Nano





Sejak kelas satu SMA aku punya mimpi bahwa setelah lulus sekolah dan kuliah, aku akan bertemu dengan seseorang yang sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Seseorang yang kusebut;  Si Jodoh. Menunggunya datang kepadaku adalah hari-hari dimana kuisi dengan puisi-puisi dan surat untuknya kelak. Pernah aku menulis kalimat yang pada akhirnya aku simpan bertahun-tahun di dompet. Isinya begini:

“Aku dan kamu seperti masyrik dan magrib, entahlah sampai kapan akan terus begitu, mungkin sampai masa kita saling menyapa.” Dan sampai sekarang tahun 2017, sampai aku sudah resmi jadi seorang istri untuk si jodoh tulisan itu masih tersimpan (Meskipun agak sedikit lecek) aku membukanya pelan-pelan, membacanya berulang-ulang. Rasanya? Bahagia bercampur tidak menyangka, Allah memang maha pemberi takdir yang baik, maha pemberi apa yang sebenarnya kita butuhkan. Bukan apa yang kita idam-idamkan.

Semenjak memutuskan menikah saat masih kuliah, orang-orang terdekatku banyak yang bertanya-tanya mengapa? Kok masih usia produktif menikah, sayang karir dan sebagainya. Nanti katanya nggak bisa me time, jadi istri itu cape kerjanya setiap hari. Padahal aku punya satu cita-cita sederhana bahwa aku harus menikah sebelum usia 25 tahun. Ternyata Allah mengabulkannya di usiaku yang 22 tahun. Setelah melalui proses patah hati sekali, jatuh cinta diam-daim sekali, aku memutuskan untuk memerdekakan rasa. Sebab rasanya tidak mudah memelihara cinta untuk tetap terjaga. Maka dari itu, aku memutuskan untuk mengikatnya dengan sebuah perjanjian di hadapan Allah SWT.