Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 10 Maret 2015

APA LAGI?



Bagiku, Cinta itu adalah  melepaskan. Setelah mati matian perjuangan itu kamu tempuh jika dia hanya mengerutkan alis dan tidak menjawab apa apa. Itu artinya kau tidak cukup berperan dalam mengukir kebahagiaanya meski hanya seujung kuku sekalipun, rasa cintamu hanyalah kiasan untuk nyanyian penghantar tidurnya, tidak lebih.  Hanya itu. 

Untuk kamu, yang selalu aku hormati ketiadaan kita.
Aku mengawali tulisanku dengan sedikit sentuhan menyedihkan. Kali ini bukan kebahagiaan yang sedang menggebu gebu, tapi rasa sesak yang membungbung menghantarkan rasa khawatir turun sebagai air mata. Aku ketakutan. sangat ketakutan. bagaimana caranya aku melukis senyum di bibirmu? Haruskah aku berdandan seperti seorang badut dan beraksi dengan tingkah yang tak pernah kubayangkan sebelumnya, agar kamu bisa tertawa terbahak bahak karena melihat tingkahku?
Atau, apakah aku harus menjadi seorang superhero yang bersedia membantumu apa saja dalam keadaan terhimpit sekalipun. Lalu membawamu terbang keangaksa dengan kepercayaan diriku yang melambung karena kau selalu membutuhkanku?

Oh. Mungkin aku harus menjadi wanita tercantik agar kau tak pernah mau berpaling dariku dan mengatakan bahwa kau bangga memilikiku?

Apa aku juga harus menjadi bunglon, berganti ganti peran saat bersamamu? 

Daaan.. ah, apalagi? Apalagi yang kamu inginkan dari wanita anomali sepertiku?
Apalagi yang bisa kauperbuat untuk meluruskan presespsi kita masing masing. Bahkan kali ini aku menggunakan beberapa sudut pandang yang berbeda.

Nyatanya, aku adalah wanita anomali yang sungguh sangat mencintaimu. Dengan atau tanpa kau merengkuh tubuhku sekalipun. Dengan atau tanpa kau tersenyum padaku sekalipun. Aku tetaplah aku, yang mencintaimu.


Ditulis ketika kita sedang berada diambang jurang, dan semoga kau bisa menarikku dari rasa sakit lalu memelukku dengan erat. Mencium keningku. Dan berjanji untuk tidak meninggalkanku.

06/03/2015
23:00 WIB
tyataya

\

Tidak ada komentar :

Posting Komentar